kisah-kasih

Sudah lama, semenjak hari itu, dimana kau dan aku bertemu di tempat hijau dengan pepohonan rindang seteduh tatapanmu.
Aku sang bocah lugu, yang mulai ingin nakal, memberanikan diri mencoba hal-hal baru, dan entah mengapa, kau seakan setuju dengan hal itu.
Hingga akhirnya, aku, sang bocah lugu, dibuatnya tak menentu, bayangan akan dirimu menghantuiku, tiap malam-malam yang saru.
Siang berlalu dengan tenang, dan malam tiba disapa sang senja, sedang bayangmu, datang tanpa diundang.
Dan hingga detik ini; 
Kita hanya dua orang yang punya kisah, tapi tak punya kasih.
Kita hanya dua orang yang punya cerita, tapi tidak dengan cinta.
Lalu, kita hanyalah dua orang yang sama-sama punya rasa, tapi berbeda masa.

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah puisi : Bunga Tidur

Jangan lupa, sedikitpun

Kau tak perlu mengerti