Sebuah puisi : Bunga Tidur

Bunga tidur

Bunga, kau indah sejukkan sukma tak luput teduhkan tatap
Bunga, dekatimu aku terbujur kaku tertusuk sendu duri-durimu
Bunga, izinkan aku memetikmu walau bersikut dengan waktu
Bunga, memang benar kau harum dan tak seorangpun yang mengingkarinya
Bunga, tolong. Enyahkan raksimu yang memenuhi isi pikiranku
Bunga, aku lupa bahwa; kau harum, namun pada siapapun
Dan pada akhirnya, bunga. Kau hanyalah bunga tidur untukku

Comments

Popular posts from this blog

Jangan lupa, sedikitpun

Kau tak perlu mengerti