Perihal Jarak

Kau hanya perlu kenal dengan jarak, agar hidupmu tak semonoton itu.
Aku kembali mendekati sang jarak, agar aku kembali bisa merasakan hal itu.
Hal-hal yang tak aku dapati saat aku coba melupakannya.
Dan saat ini, di bagian bumi yang sedang kupijak, aku kembali merasakan hal-hal yang jarak selalu beri.
Dia berikanku rasa kerinduan.
Dia kembali berikanku rasa kecintaan.
Dia kembali berikanku rasa kenyamanan.
Dia kembali lagi berikanku rasa pengharapan.
Terimakasih, jarak.
Kau buatku ingin pulang ke rumah.
Dan bagiku, pulang adalah pertemuan dan rumah adalah seseorang.

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah puisi : Bunga Tidur

Jangan lupa, sedikitpun

Kau tak perlu mengerti