Siburung, sebut saja begitu

Hallo, sesuai dengan judul, panggil saja aku siburung, dan yaa sebut saja begitu.
Kau mau tahu alasannya? Ahh kurasa tidak. Tapi yaa tetap saja akan ku beritahu.
Apasih yang terlintas dibenakmu pertama kali ketika membaca atau-pun mendengar kata burung? Pasti rerata akan langsung melihat seekor binatang yang punya sayap dan mampu terbang, yaa walaupun ada yang tidak, contohnya? (`)> yap betul, penguin. Kau tahu kan penguin? Burung yang tak bisa terbang dan tinggal di kutub utara ataupun selatan, yaa ada sebagian yang berada di kebun. Kebun binatang maksudnya. Ahh sudahlah, terlalu lama menyimpang, kau pasti bosan dan berpikir apa sih? Karena terlalu banyak ocehan dari aku sang pembual hehe.
Burung, yaa sebut saja begitu, aku memanggil diriku dengan sebutan itu bukan karena apa-apa. Hanya saja aku suka membayangkan menjadi seekor burung. Dia bebas, terbang kemana-pun ia ingin, tak pernah mengeluh tentang 'mau makan apa besok?' Atau 'waduh chat semalam belum dibales doi'. yaa aku selalu ingin seperti burung, dan yang paling aku ingin-i adalah menjadi seekor merpati, kemana-pun ia terbang, ia selalu tahu jalan pulang, karena baginya, pulang tak melulu soal rumah, tapi seseorang. :))))))

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah puisi : Bunga Tidur

Jangan lupa, sedikitpun

Kau tak perlu mengerti